Ketua Arokap Sultra Sayangkan Aksi Pemkot kendari Yang Menertibkan PKL Tanpa Menyediakan Tempat Melanjutkan Usaha

Identif.id, Kendari – Ketua asosiasi rumah makan, refleksi, bioskop, karaoke, warkop dan Pub Sulawesi Tenggara (Arokap Sultra) menyayangkan penertiban pedagang kaki lima yang dilakukan pemerintah Kendari tanpa menyediakan tempat untuk melanjutkan usaha mereka.

Ketua Arokap Sultra Amran menyampaikan bahwa penataan itu perlu dilakukan untuk menjadikan kota Kendari, kota yang indah tapi dalam proses penertiban para PKL itu, Pemkot harus sudah punya laternatif atau solusi agara usaha para PKL bisa di lanjutkan lagi.

Baca Juga :   Wisata Pantai Toronipa Akan Ditingkatkan Pelayanannya

“Pemerintah kota kendari diharap bisa menjamin kemanan dan kelangsungan usaha para pengusaha,” kata Amran. Jumat (20/1/2023).

Ia pun mengunkapkan bahwa Pemkot Kendari dan para PKL masih terikat perjanjian kerja sama (PKS) mulai dari bulan agustus 2021 atau Ketika pandemic covid-19 melanda.

Baca Juga :   Stadion Mini UHO Ditargetkan Rampung September 2023

Seharusnya Pemkot Kendari mengikuti perjanjian tersebut agar usaha para PKL tetap berjalan. Bukan malah sebaliknya menertibkan para pedagang kaki lima tanpa menyediakan lokasi baru untuk mereka berjualan lagi.

Jika pemkot tidak menyediakan tempat alternatif maka usaha mereka akan tutup dan akan menjadi masalah baru dikota Kendari. Padahal saat ini pemerintah pusat lagi mendorong daerah-daerah agar bisa melawan inflasi.

Baca Juga :   Presiden Jokowi : Jaga Terumbu Karang

Sementara itu, Pj Walikota Kendari, Asmawa Tosepu menerangkan saat ini pemerintah kota Kendari bersama OPD terkait sedang melakukan penataan kota.

Selain merapihkan pepohonan di bahu jalan kata Asmawa, pihaknya juga menertibkan para pelaku usaha yang berjualan tidak pada tempatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *